Aturan Penulisan XHTML
Ditulis oleh Hanif dalam DesignPada dasarnya XHTML tidak terlalu berbeda dengan HTML 4.01. Jika kita sudah terbiasa dengan HTML, saya yakin hanya perlu 5 menit saja untuk memulai dan memahami XHTML. Kemudian, seberapa penting menggunakan XHTML dengan kaedah yang benar? Tentu yang pertama adalah menghindari adanya error pada browser, dan penggunaan XHTML yang vilid sekarang ini menjadi semakin penting ketika mesin pencari seperti Google memasukkan W3 validation checkers dalam pengindexan halaman.
Adapun beberapa aturan dalam penulisan xHTML adalah sebagai berikut :
- Harus mempunyai elemen : DOCTYPE, Head, dan Body
- Pada XHTML, DOCTYPE harus dicantumkan pada awal pengkodean, misal
<!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd">, sedangkan setelah html pada tag <html>, sebaiknya ditambahkan “xlmns=http://www.w3.org/1999/xhtml”.
- Pada XHTML, DOCTYPE harus dicantumkan pada awal pengkodean, misal
- Semua elemen harus pada sarangnya dan semua harus berada dalam elemen
<html>- Contoh : untuk membuat bold dan italic, maka penulisannya adalah
<strong><em>Text goes here </em></strong>, walaupun penulisan seperti ini<strong><em>Text goes here </strong></em>akan tetap tampil bold dan italic di dalam browsers.
- Contoh : untuk membuat bold dan italic, maka penulisannya adalah
- Semua elemen harus ditutup
- Pada HTML penulisan
<br>adalah benar, tetapi pada XHTML harus diganti dengan<br />. Begitu juga dengan<hr />, <img ... />.
- Pada HTML penulisan
- Nana Elemen XHTML dan Nama Atribut ditulis huruf kecil
- Penulisan
<DIV WIDTH="100%">(seperti ini) dianggap tidak valid karena nama elemen dan nama atribut ditulis huruf besar walaupun pada browser tidak ada pesan error, tetapi jika divalidasi akan muncul pesan tidak valid.
- Penulisan
- Nilai Atribut harus diantara tanda petik
- Contoh salah :
<table width=100%>, contoh benar :<table width="100%">
- Contoh salah :
- Atribut tidak dapat disederhanakan
- Penulisan kode
<frame noresize>, <input checked>harus diganti dengan<frame noresize="noresize">, <input checked="checked" />, begitu juga dengan ‘readonly’, ‘disabled’, ’selected’.
- Penulisan kode
- Ganti atribut ‘name’ dengan ‘id’
- Penggunaan id ini telah disupport oleh browser-browser baru, yang sebelumnya pada kaedah HTML lama menggunakan ‘name’. Contoh penulisannya :
<div id="header">.
- Penggunaan id ini telah disupport oleh browser-browser baru, yang sebelumnya pada kaedah HTML lama menggunakan ‘name’. Contoh penulisannya :
Setelah semuanya selesai, anda dapat mengeceknya di http://validator.w3.org/ dengan memasukkan halaman web anda yang akan divalidasi.
• Label : web design
Artikel ini ditulis pada tanggal 11 January 2008 pukul 11:25 dalam kategori Design. Anda dapat menyimak komentar yang dikirim ke artikel ini melalui RSS 2.0 feed. Anda juga dapat meninggalkan komentar, atau memberi trackback ke halaman ini.










Tanggal 18 March 2008 pukul 10:00 am
Tanggal 18 March 2008 pukul 2:08 pm
Tanggal 21 August 2008 pukul 7:46 pm